Prinsip Impian 5 cm



Judul : 5 cm
Penulis : Donny Dhirgantoro
Penerbit : Gramedia
Tebal : 381 Halaman
Tahun terbit : Cetakan XIII 2009

Lakukan prinsip 5 cm demi mengejar impianmu. Seperti itulah pesan yang dicoba donny dhirgantoro dalam nove ini. Sebuah novel yang memang mengejarkan sebuah motivasi dalam menaklukan sebuah mimpi. Novel yang telah mengalami ualng cetak hingga berkali-kali ini memang memebrikan sebuah dorongan dalam melakukan sesuatu. Prinsip 5 cm dimana prinsip ini diterjemahkan, apabila ada sebuah keinginan maka dekatkan keinginan itu sedekat 5 cm. Tujuannya adalah setelah meletakan sedekat itu maka pandangan mata hanya akan terfokus kepada keinginan tersebut. Maka hal itulah yang mendekatkan keinginan dalam tokoh fiktif arial, genta, riani, zafran, dan ian dalam menjalni hubungan persahabatannya.
Persahabatan lima sekawan ini terukir sejak masa sma hingga kuliah. Kelimanya memang sebuah epnciptaan manusia yang unik. Dimana kelimanya memiliki karakter yang mengesankan namun memiliki karkater sebagai seorang sahabat yang saling dibutuhkan dan membutuhkan. Sosok Arial sebagai sosok pendiam yang suka dengan aturan. Riani gadis periang yang memiliki kharismatik. Zafran seorang pujanggga yang memang memiliki kemampuan dalam mengolah kata-kata. Genta sosok yang dikatakan sebagai seorang pemimpin karena kemampuan dalam menjadi sosok penting dalam pertemanan mereka. Terahir sosok Ian yang memang memiliki sisi kepedulian yang tinggi terhadap dunia bola dan dunia sex. Persahabatan mereka memang diibaratkan perangko dan amplop yang saling menempel. Banyak kegilaan yang telah mereka lakukan bahkan pekerjaan masa sma yang masih dilakukan adalah memanjat tembok sekola dan menikmati suasana malam di sekolah sma mereka dahulu.
Cerita ini semakin menarik nantinya kala diantara mereka saling menyukai. Sebuah karakter asmaray ditonjolkan namun tidak begitu dominan dalam cerita ini. Bahkan ah ir cerita baru dirajut dalam benang merahyakni asmara.
Ibarat novel memang membutuhkan sebuah konflik dalam membut cerita yang menarik. Maka sama halnya dengan novel ini. Sebuah gagasan di suatu ketika yang dicobakan genta kepada para sahabatnya bahwa mereka harus berpisah mencari jati diri selama 3 bulan. Bahwa kenanngan selama ini yang mereka rajut harus dilupakan sejenak. Aturan perpisahan yang memilukan karena tidak di bolehkan adanya komunikasi antara mereka, sebuah perpisahan secara total. Tentu awalny berat dilakukan, apalgi riani yang memilih menangis mendengar usul tersebut.

Cerita ini sungguh memikat karena pembaca merasakan bagaimana deskripsi persahabatan yang akrab namun harus terpisah. maka rentang waktu tersebut jua lah sebuah petualangan yang dilakukan power rangers bermula. Arial sosok lelaki yang sedikit kaku namun romantis berusaha menjalin hubungan dengan Indy, dimana hubungan tersebut sedikit dilalui dengan keluguan. Lain halnya dengan riani yang mencoba menata hidup sebagai seorang karyawan magang TV yang humanis lantas menjadi bahan kagum semua orang. Lain halnya dengan genta yang sukses sebagai seorang EO acara lantas membaut cara yang fenomenal. ian yang memulai mengejar skripsinya dengan penuh semangat begitu juga dengan zafran yang memulai pendekatan kepada Adinda.
Pertenuan 14 agustus menandai berahirnya 3 bulan yang mereka sepakati maka mereka berlima ditambah dengan adinda bertemu di sebuah stasiun atas saran genta. Maka perjalanan menandai ahir perpisahan adalah dengan mendaki sebuah gunung di kawasan jawa tengah. Perjalanan pendakian inilah keluh kesah yang mereka rasakan dituangkan. Petualangan baru dengan jati diri seolah semakin memantapkan tali persahabatan mereka.
Cerita ini tentu akan semakin menarik dibaca kala membaca bagaimana petualangan selama pendakian yang mereka lakukan. Sisi humanis memikat serta perjalanan yang berisi misi asmara menandai sebuah perjalanan yang sangat seru. Pertemuan dengan para pendaki lain, menemukan danau ditengah kehausan, hingga pristiwa kecelakaan ian kala terjadi letupan belerang. Ahir cerita sebuah bendera merah putih dikembangkan di puncak gunung mahameru. Sebuah kenangan serta rasa haru menhayati alunan lagu indonesia raya. Ian yang tadinya membenci indonesia ahirnya bertekad tetap di negeri ini, di negeri dimana ia dilahirkan. Rasa harunya dalam menikmati alam indonesia lantas membuatnya tetap mencintai negeri ibu pertiwi ini.
Secara keseluruhan buku ini memang memiliki bobot yang banyak menyampaikan makna. Dimana banyak disampaikan dengan pendek yang dilakukan para pemain dalam novel. Adegan yang memberikan sebuah warna lain dalam membaca novel ini. Contohkan saja dengan tekad Ian yang tadinya malas untuk menyelesaikan kuliahnya, namun akibat tekad untuk menjadi diri yang baru dihadapan maka ia pun rela mengulang kembali dari awal untuk membuat skpisinya. sebagai mahasiswa ekonomi memang ian adalah seorang mahasiswa yang pemalas, maka ia pun tekad untuk berubah. Buku ini bagus dibaca semua kalangan, khususnya bagi egnerasi muda yang memiliki rasa persahabtan. Dimana 5 cm bisa diambil hikmahnya agar setiap persahbatan memiliki tujuan, impian, dan jati diri. walau seperti itu buku ini tetap memiliki kekurangan, khususnya dalam mendapatkan prinsip 5 cm, dimana uraian 5 cm berada pada ahir petualangan yang telah mereka lakukan. tentunya 5 cm akan berbeda jika diucapkan dan diperkenalkan di awal kalimat dalam novel ini .

Saksi Orang Yahudi Untuk Zionis


Judul : Kebiadaban Zionisme Israel
Penulis : Haris Priyatna
Penerbit : Mizan
Tebal : 242 Halaman
Tahun terbit : Februari I 2009

Apakah ada persamaan antara zionis dan yahudi? Dan bagaimana penduduk israel dengan klaim yang selama ini dilakukan negaranya dalam menindas bangsa Palestina? Jawabannya terdapat dalam buku ini. Buku yang ditulis berdasarkan pengakuan dari orang-orang yahudi itu sendiri. Dimana kala pembaca membaca buku ini maka akan muncul sebuah pandangan baru bagaimana pandangan dari sekelompok orang yang memiliki jiwa humanis dan menentang zionisme. Pembaca diarahkan untuk mengerti serta memahami perkembangan negara Israel dalam melakukan mobilisasi kependudukan di wilayah Palestina. Bahkan negeri yang mendedikasikan diri sebagai negara polisi timur tengah ini toh hanya sebuah negara imperialis yang hendak mengembangkan kekuasaannya.
Berawal perjanjian Camp David tahun 1948 setelah perang dunia II membuat wilayah Palestina dicaplok haknya dan dijadikan sebagai sebuah golongan pemberontaan di mata zionis Israel Setidaknya konflik perseteruan antara Israel-Palestina telah lama terjadi.. Buku ini menjelaskan konsep Yahudi sebagai agama yang dianut oleh bangsa Bani Israil dan Taurat sebagai kitabnya. Sedangkan zionisme adalah gerakan dalam mengumpulkan orang-orang Yahudi dalam satu tempat yakni Israel. Dimana kosep ini mencoba mengembalikan para yahudi dari dispora dari berbagai belahan dunia. Zionis lantas berkembang dan dijadikan sebagai sebuah ideology yang dipertahanakan dan diajarkan sejak kecil. Maka Dalam perjalanannya baik yahudi maupun zionis kerap bertentangan baik secara pendapat atau secara paham.
Memang gerakan zionis telah banyak mendapat kecaman dari berbagai pihak, karena dianggap sebagai geraka imperialis abad 21. Dimana tatanan perdamaian dirusak sebagai bentuk kesewenangan dari negra israel. Kekerasan yang dilakukan oleh tentara zionis telah memberikan pertentangan internal dalam negeri.salah satunya dari Bejamin Belt Hallami yang mengkritik kekerasan yang dilakukan tentara zionis terhadap Palestina.
Fakta-fakta menarik dituliskan dalam buku ini, bahwa bagaimana para penduduk Israel yang melakukan anti-zionis. Salah satunya pada pertengahan January 2002 kelompok tentara berjumlah 25 orang memilih mundur dari wilayah Israel. Alasan kemanusiaan serta kesadaran bahwa ternyata para tentara adalah bagian dari zionis yang terus membuat kerusakan maka ahirnya tentara tersebut mundur. Bahkan pengunduran ini mencapai hingga 250 orang. Pengakuan yang juga menarik media massa membuat sebuah pemahaman bahwa zionis Israel sebagai kelompok yang kejam.
Bahkan pengkritik dari penjajah zionis ini juga muncul dari kalangan akademisi, tokoh agama, bahkan wartawan. Alasan pertentangan ini jelas, bahwa fakta dilapangan dengan kondisi yang dijelaskan oleh pemerintahannnya bertolakbelakang. Ideologi zionis telah mengajarkan kekejaman yang berlangsung puluhan tahun. Jatuhnya korban daripihak yang lemah menambah sebuah fakta bahwa Israel dengan haluan zionis hendak menjadi bangsa penyamun.
Nature Karta, sebuah komunitas yahudi yang menetap diluar Palestina sebagai salah satu komunias yahudi yang mengatakan bahwa negara Israel yang terdapat kaum yahudi seharusnya memiliki pandangan untuk saling berbuat baik, tidak membunuh, dan merendakan bangsa lain. pertentangan terhadap prilaku brutal yang Israel atas nama zionis lakukan adalah sebuah penyimpangan dalam melakukan sebuah kebaikan. bahkan pertentangan yang dilakukan Komunitas ini dintadai dengan mendukung dan menghadiri isu holocaust yang diadakan di Iran.
Buku ini memang memberikan sebuah pemahaman yang baru dalam memandang negara Israel. Dimana dalam kondisi internal negara tersebut masih tedapat sosok dan komunitas yang menolak rezim zionis dalam menaklukan palestina. Dimana dalam pertentangan mereka tidak jarang mereka mendapatkan hukuman sebagai seorang yang dianggap berbahaya di negerinya. Dukungan dalam memberikan suara terhadap palstina merdeka menjadi cita-cita tertinggi mereka.
Walau seperti itu buku tidak menjelaskan bagaimana pergerakan umat yahudi dan zionis dalam melakukan pertentangan internal tersebut. Kemudian bagaimana lobi yang dilakukan para umat yahudi yang menentang anti zionisme dalam melawan negaranya. Namun buku ini mencoba objektif dalam memberikan gambaran sebuah masalah. Dimana pemisahan antara zionis dan yahudi menjadi sisi menari, bahwa mereka tidak sama dan tidak ingin disamakan. Anggapan israel sebagai penjajah hanya dimotori oleh zionisme. Dimana cita-cita yang hendak dilakukan yakni membentuk israel raya dibawah bendera zionisnya. Tentu ada harapan serta pandangan bagaimana kita selaku pembaca dalam memandang konflik international ini.

Sebuah Catatan Dari Sang Aktivis


Judul : Catatan Seorang Demonstran (Soe Hok Gie)
Penulis : Soe Hok Gie
Penerbit : LP3ES
Tebal : 385 Halaman
Tahun terbit : Cetakan IX 2008

Menurut anda siapakah aktivis itu? Pertanyaan ini terlontar kala membaca catatan harian dari Soe Hok Gie atau yang dipanggil Gie ini. Ia berfikir bahwa selayaknya mahasiswa yang memang mendedikasikan diri sebagai seorang agen intelektual atau agen pembaharu adalah mereka yang bergerak memang murni sebagai seorang mahasiswa. Dimana mahasiswa yang tidak terpengaruh atau dipengaruhi oleh golongan lain. Prinsip dalam menjalankan idealis menurut Gie memang jarang ada kokoh dan bertahan lama. Apa lagi kala jabatan prestise didapatkan maka segala macam idealis tentu akan melebur bersamaan dengan perubahan tersebut. namun ia tetap percaya bahwa memang akan ada mahasiswa yang mendedikasikan diri sebagai seorang mahasiswa. Tentunya hal ini penulis menempatkan bahwa gie lha mahasiswa tersebut.
Catatan inilah yang mungkin harus menjadi salah satu buku harian mahasiswa sebagai buku bacaan. Gie memang tidak memberikan pengajaran bagaimana pedoman idealis tersebut. Namun ia lebih banyak menceritakan terhadap apa yang ia lihat dan rasakan. Padangannya yang bisa dikatakan keras memang memberikan dampak bagi orang sekitar. Gie memberikan sebuah pemahaman kepada dirinya melalui sebuah tulisan bagaimana ia akan bertindak. Karena menurutnya memang benar bahwa mahasiswa hadir seabgai pembaharu dari zaman yang yang telah usang. Penilaian Gie yang menilai bahwa mahasiswa memang memiliki kekuasaan untuk menciptakan sebuah zaman yang baru.
Ia adalah mahasiswa jurusan sejarah di Universitas Indonesia (UI). Agaknya ada tiga faktor utama bagaimana zaman telah membentuk karakter Gie yang tertuang dalam pemikirannya di sebuah buku ini. Pertama, faktor zaman kondisi zaman era Soekarno telah membekas bagi gie bagaimana ia memandang soekarno sebagai sosok ideal dalam sebuah penghayatan, yakni sebagai raja, panglima, dan agama. Kedua, faktor keluarga.dimana ayahnya memang seorang penulis dan faktor ketiga, latar belakang pendidikan itu sendiri.
Dalam kehidupanya Gie memang seorang pelawan yang keras hati. Catatan harian yang menuliskan dendam mulai membatu adalah sebuah pandangan dari seorang remaja SMP yang bertolak belakang dengan guru di sekolahnya. Perjalanan sebagai seorang remaja yang kritis dan keras lantas tidak membuatnya menjadi kaku dan memilih perkumpulan keras saat itu. Gie memilih menjauhi dunia politik dan berdiri di tepi sebagai penonton yang kritis. Kegiatan harian yang lakukan sebagai seorang mahasiswa adalah mendaki gunung yang kelak tergabung dalam organisasi MAPALA dan kegiatan eksul kuliah menonton film bertemakan humanis. Walau seperti itu bukan berarti Gie tidak memiliki pandangan terhadap keadaan bangsa ini.
Jika ada yang bertanya bagaimana sosok Gie masih dikagumi sampai saat ini, maka itu semua dari hasil karya tulisannya. Ia menjadi penulis produktif yang kritis dalam memberikan sebuah argument. ia banyak mempertanyakan bagaimana kondisi bangsa ini dihadapan para pemimpin yang bobrok. persoalan kemiskinan, pengangguran, bahkan ekonomi telak menjadi masalah utama di negeri ini. bahkan argumennya kian mengeras kala PKI dan Soekarno saling merangkul. bahkan pascagerakan yang dilakukan pada tanggal 30 September 1965 membuatnya semakin kritis dengan halaun zaman yang begitu rumit. han teman sejawatnya semasa kecil harus memberikan hidupnya dalam perubahan zaman sebagai korban antek PKI yang dituduhkan militer.
Buku ini cukup menarik untuk mendapat sebuah pengalaman dari seorang mahasiswa. Dimana sepanjang perjalanan bangsa ini, ada dua mahasiswa yang menjadi mahasiswa sakti di zamannya yakni angkatan 66 dan mahasiswa reformasi. Penggolongan ini agaknya sepadan dengan apa yang telah dilakukan oleh mereka. Perjuangan dalam mendedikasikan diri sebagai agen inteletual tercermin dalam membuat perubahan. Bersama para sahabatnya herman, ito, deny, dan sahabat lainnya gie membangun sebuah harapan untuk bisa lebih baik ke depannya. Gie mencoba memberikan sebuah pandangan yang praktis namun sulit dijalankan.
Bahasa yang ringan serta runutan masalah yang jelas setidaknya mampu memberikan gambaran bagaimana zaman yang dilalui oleh Gie. Bagaimana ia mendapatkan sebuah rasa dalam penghayatan melalui tulisannya. Ia mencoba mendedikasikan diri hanya untuk idealis yang rapi serta bersih. Walau seperti itu agaknya waktu yang meloncat dalam runutan buku ini memang kesengajaan karena bagian buku catatan yang hilang. Maka dengan membaca dan menyimpulkan buku ini setidaknya memang perjuangan mahasiswa dalam dedikasinya dapat dilakukan dalam berbagai hal. Salah satu perjuangan yang dicontohkan dengan Gie yakni dengan mata pena.
Terahir, ada harapan yang hendak Gie sampaikan dalam catatanya ini, bahwa ia hendak melihat bahwa bangsa ini mampu menjadi bangsa yang bersih. Dimana kondisi politik adalah politik keadilan yang memang meminta politik yang mendedikasikan diri kepada rakyat, bukan pada segelintir hubungan atau golongan. Semoga,

Membagi Antara Harapan Dan Impian


Judul : BIDIK
Penulis : Nugroho Nurarifin
Penerbit : Gramedia Pustaka
Tebal : 245 Halaman
Tahun terbit : 2005

Buku bercerita tentang perjuangan seorang dalam mencapai impiannya. Peran yang terbagi namun memperebutkan satu orang yang menjadi titik bidikan. Astari sosok sentral yang diceritakan dalam novel ini. Dimana Astari digambarkan sebagai seorang yang memiliki aura wanita sempurna. Kecantikan dirinya, serta kecerdasan dirinya telah membuat orang disekitarnya takluk. Sartijo dan hendrik, keduanya menjadi penggila Astari dengan bidikanya masing-masing. Cerita ini menarik karena novel ini dipisahkan dengan gaya bercerita yang berlainan.
Astari lebih dahulu bertemu dengan Sartijo. Dimana keduanya bekerja dalam satu kantor yang sama di kalimantan. Astari menjabat sebagai sekertaris Jo. Kenangan masa lalu bangkit, kala Jo mengenal Astari sejak SMA, dan sejak SMA Jo sudah mengungkapkan cinta ke Astari namun sejak itu pula Astari menolaknya, selalu menolaknya jika Jo mengungkapkan perasaanya. Hingga ahirnya Astari berada dalam satu kantor dengan Jo. Merasa punya kesempatan Jo mulai pendekatan dengan mantan teman SMA nya. Namun malang, kali ini ia ditolak bahkan lepas dari penolakan astari membawa seorang cowok asing didepan Astari namun itu hanya berhubungan beberapa bulan.
Lika-liku percintaan semakin memanas kala Astari mengadu bahwa sang cowok aneh telah memiliki cewek lain. Jo iba, dan ia berusaha tetap dekat dengan astari. Hubungan yang semakin intim membuat jo berfikir untuk menembak astari lagi. Kali ini ia berfikir bahwa ia akan berhasil apa lagi Astari dan dirinya pernah bercumbu. Kali ini astari tetap menolak. Entah kenapa sang gadis tetap menolak bahkan nekad mencari pacar asing yang akan diperkenalkan kepadanya. Cinta yang kian membatu lantas membuatnya kembali ke Jakarta.
Lain cerita dengan Hendrik, ia telah menikah namun ia mengalami sebuah kehidupan yang membosankan. Ia hidup bersama dengan seorng wanita yang ia anggap sebagi seorang pembunuh anaknya. Pernikahan dengan istrinya ini adalah kesalahan yang ia sesali seumur hidupnya. Dimana hanya keran terpengaruh nafsu sex mambuat Hendrik menghamili gadis buruk rupa yang tidak pernah ia sukai kecuali karena sex. Ahirnya sang istri yang kini dinikahi dengan setengah hati seperti majikan yang suka mengegrutu dan menjadi mimpi buruk bagi Hendrik.
Kehidupan yang muram lantas menambah dengan karirnya yang terus merosrot. Pernah ia mencoba dengan membuat bisnis studio rekaman namun berahir dengan gagal. Bahkan imbasnya hutangnya harus dibayar dengan kerja keras sang istri yang menambah isi gerutu yang tidak pernah habis. Ide sebuah foto lantas mempertemukan dengan Astari. Maka bekerja sama dengan astari hendrik membuat sebuah proyek foto sebulan. Bidikan dengan sebuah kamera yang ia beli membuat ia ingin lepas dari mimpi buruk kehidupannya. Dimana bidikan di tepi jendela telah diamati oleh seseorang yang astari harapkan selama ini.
Dua cerita dengan objek yang sama ini memuncak kala ia proyek hendrik akan selesai. Jiwa Astari terganggu sejak kembali dari Kalimantan.ia mencoba menghubungi jo kembali namun tidak ada perkembangan. Padahal Jo juga secara kebetulan bekerja dalam satu tempat yang berseberangan. Maka Jo memulai rencana untuk membidik astari yang telah membuat luka secara dalam di hatinya melalui sebuah pistol.
Novel ini sangat menarik dengan menggunakan bahasa yang ringan serta konflik keseharian. Cinta, kebosanan, dendam, ambisis, dan sex. Tentu bahasa yang mudah dimengerti menjadi daya tarik bagi para pembaca. Sebuah kisah yang memang memiliki pilihan dan penyesalan yang harus diahiri. Dimana ahir itu adalah sebuah ambisi yang ingin diciptakan.namun sayangnya novel ini sedikit tidak menjelaskan latar tokoh secara gambling. Sosok astari yang misteri tentu punya alasan tidak mencintai jo. Kemudian konflik hendrik yang kurang memuaskan. Namun novel ini tetap sbeuah novel yang bagus.

Cerpen sosial berlatar minang


Judul : Robohnya Surau Kami
Penulis : A A Navis
Penerbit : Gramedia Pustaka
Tebal : 138 Halaman
Tahun terbit : 2002

Buku ini berisi beragam cerita pendek yang dikemas dalam sebuah tulisan sastra. Salah satu isinya terdapat dalam sebuah cerita pendek mengisahkan tentang hidup seorang garin yang telah tua umurnya. Ia sering dipanggil kakek oleh masyarakat sekitar. Umurnya yang menua namun untuk kegiatan amal ibadah tak mengenal pantang surut. AA Navis menggambarkan bahwa si kakek hidup dengan kesederhanaannya, ia hidup dari sedekah yang diberikan masyarakat kepadanya. Namun ia juga dikenal sebagai pengasah pisau.
Cerita ini dibangun dengan sederhana bagaiamna kehidupan seorang kakek yang beribadah kepada sang pencipta. Namun prahara datang. Seorang teman yang sangat murah dengan kata-kata tajam, Ajo Sidi mengatakan bahwa ia akan dimasukan ke dalam neraka. Akibat kelalaian kakek yang telah melalaikan keluarga maka ia akan dimasukan ke dalam neraka. Ahir cerita Si Abid atau kakek ini masuk dalam neraka. Dimana sang kakek hanya lebih mengutamakan dengan kehidupan ahirat dibanding dengan kehidupan dunianya. para keluarganya terlantar dan menjauh dari masyarakat.
Isi singkat diatas adalah sebuah cerpen yang dibuat oleh sastrawan minang. Ia mencoba menggelitik bagaimana kehidupan sosial saat ini. Salah satunya melalui cerpen robohnya surau kami. melalui kumpulan cerpennya, salah satu cerpen ini memang layak mendapat apresiasi sebagai cerpen yang menggabungkan antara budaya dan agama sebagai falsafah hidup. Pengembangan kata ibadah memang menyesuaikan dengan tatanan ibadah dalam agama. Dimana ibadah dalam agama memang memberikan pengaruh luas dalam memberikan makna ibadah dalam dua hal ibadah kepada sang pencipta Allah SWT dan ibadah sesama manusia.
Perlu kesimbangan dan tanggungjawab dalam menjalani kehidupan sesama manusia. Maka AA Navis mencoba berpesan sebagai seorang sastrawan namun bukan sebagai seorang buya. Dimana pesan yang hendak ia sampaikan melalui cerpennya ini. Maka bagi peminat sastra tentu akan menikmati cerpen yang dituliskan oleh AA Navis ini. Namun bagi kurang berminat sastra akan kehilangan pesan yang menarik dalam cerpen yang ditulis oleh AA Navis.

Mencoba Untuk Berkomunikasi


Buku : Terapi Komunikasi Efektif
Karangan : Dr. Ibrahim Elfiky
Tahun Terbit : Desember 2009
Penerbit : Hikmah

Sebuah karangan seorang Maestro Motivator Muslim Dunia, Dr. Ibrahim Elfiky yang memaparkan ide komunikasi dalam sebuah bukunya setebal 169 halaman ini. Buku yang membahas tentang terapi NLP (Neuro Linguistic Programming). Menurut Carol Haaris selaku pengagas elemen dasar ini mengatakan bahwa NLP merupakan perpaduan pemikiran, pembelajaran, hakikat pengalaman, dan perangkat lunak otak. Namun terapi ini juga banyak mempelajari metode dalam berkomunikasi yang baik dengan lawan bicara. Dr.Ibrahim Elfiky mengajak pembaca unutk memahami komunkasi dengan ilustrasi baik berupa pengalamannnya, kaa-kata motivator, dan dasar komunkasi yang dituliskannnya.
Menjadi komunikator yang handal milk semua orang, sehingga semua orang bisa menjadi komunikator. Seperti itulah Sang Maestro memberikan pencitraan di buku ini yang ditawarkanya bagi yang membaca buku ini. Ia menuliskan bahwa kebanyakan orang sulit berkomunikasi dengan orang lain karena ia sendiri merasa tidak mampu, bahkan mengagap bahwa orang yang akan diajak untuk berkomunikasi dengan dirinya sulit. Dr.Ibrahim Elfiky pun mengakui bahwa pikiran negatif cenderung mempengaruhi pikiran orang untuk melakukan komunikasi dengan baik. Dalam sub bab ia menuliskan “peta bukanlah wilayah” ia mendorong pebaca untuk tidak terjebak dalam masalah. Menurutnya peta adalah persepsi anda dan wilayah adalah hidup anda.
“Barangsiapa yang mengenal orang lain dia orang yang bijaksana. Barangsiapa yang mengenal dirinya sendiri dia tercerahkan (Lao Tzu)”. Satu lagi kata maotvator yang ia ambil dari Filsuf Cina yang tertulis pada salah satu Bab.
Pada Bab awal Dr.Ibrahim Elfiky tidak mengenalkan bagaimana untuk berkomunkasi dengan orang lain namun, terlebih dahulu ia memberikan motivator bagaimana dalam membentuk pencitraan diri sendiri. Ia menyadari bahwa dalam merubah orang lain seperti yang kita inginkan adalah hal yang sulit dan bahkan bisa memberikan kecewaan ketika apa yang hendak dirubah ternyata tidak sesuai dengan kenyataan bahkan jauh dari harapan. Maka dalam awal babnya ia menuliskan untuk mengenal diri sendiri. Ia mengajarkan bagaimana harus memahami perbedaan dengan orang lain yang disugguhkan dalam bentuk ilustarsi cerita yang pernah ia alami. Dalam memahami diri sendiri bahkan akan disadari bahwa belum sepenuhnya kita sadar dengan kekurangan yang dimilki. Maka sadari hal tersebut, sadari atas perbuatan yang dlakukan apakah sudah sesuai atau bahkan penuh dengan kekeliruan, setelah sadar maka berubahlah sedikit demi sedikt, dan kosisten terhadap perubahan yang dibuat.
Pada bab selajutnya pembaca akan dilanjutkan untuk mengenal orang lain berdasarkan 3 tipe dasar manusia, yakni tipe Visual, tipe Auditori, dan tipe Kinestik. Tiep Visual merupakan manusia yang suka berbicara dengan cepat, suka menyela, dan membuat keputusan bedasarkan apa yag dilihatnya, sedangkan tipe Auditori tipe manusia yang suka mendengarkan dari pada berbicara, dan cenderung membuat keputusan dari hasil analisis yang ia dapatkan. Berbeda dengan tipa Kinestik tipe yang ini lebih kepada perasaan, kekuatan emosinya mempengaruhinya dalam membuat keputusan. Selain itu pembaca dijelaskan bagaimana mngenal ketiga tipe mansia ini dengan trik yang dilakukan sebagai tes untuk mengtahuinya. Maka ketika kita paham dengan tipe tetrsebut diharapkan kita paham terhadap dalam menjalin hubungan komunikasi yang baik.
Pada bab terahir dari buku ini, pembaca diperkenalkan dengan metode-metode dalam melakukan komunikasi orang lain. Seperti metode metode 3V dan Meta Model. Namun sejauh buku tersebut dalam membahas komunikasi terdapat bacaan pada bab buku yang sulit unutk dimengeti sehingga pembaca harus mengulang agar dapat memahami maksud penulis dalam membagun komunikasinya.dan juga penggunaan kata-kata asing, sehingga pembaca pemula yang tidak terbiasa akan kurang memahami tulisan yang asing tersebut. Glosarium kata-kata sulit yang terletak di bagian ahir buku diharakan dapat membantu penyaji dalam memahami kata-kata sulit tersebut.
Walaupun dengan pejlasan pada sub abba yang kurang detail namun dengan gay bahas yang uga dan sederhana maka diharapkan pambaca mudah unutk mengerti. Dan terahir dalam Tulsan buku ini memberikan motivasi dengan kata positif bahwa kita (pembaca,red) mampu menjadi komunikator dan dengan kebiasaan yang berulang maka kita akan paham dengan kominikasi. Komunikasi adalah kebutuhan yang digunakan tiap hari, Namun bagaimana cara untuk berkomunikasi dengan baik maka belajarlah untuk memahami.

konflik adat dalam dunia cinta


judul : tenggelamnya kapal van der wick
karya : Hamka
tahun terbit : 1938

Dalam buku Pelaku Sejarah cerminan kita semua yang ditulis oleh Marjohan, Sejarahwan asal Sumatera Barat menuliskan bahwa Hamka pernah mengatakan tentang adat dalam Minangkabau sebagai Adat Kuno, Pusako Usang. Istilah itu menekankan kepada beberapa hal dalam adat minangkabau yang tidak disukainya bahkan bertentangan dengan Hamka sendiri. Dimana pendidikan agama yang kental telah meletakan pondasi yang kuat dalam tatanan kehidupan sehari-hari. Selain itu 74 tahun silam Buya Hamka asal minangkabau ini menerbitkan sebuah roman berbentuk novel yang berjudul Tenggelamnya Kapal Van Der Wick. Dalam cerita ini pun Hamka memulai mengkritisi adat dalam minangkabau yang bertentangan. Bahkan dalam roman-roman yang ia buat sesudahnya seperti Dibawah Lindungan Kabah serta Merantau Ke Deli masih dibuat dalam benang merah akan adat minangkabau.

Dialah Hamka yang memang secraa berani mempertanyakan adat minangkabau pada masa era kolonial. Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wick. Sebagai produk zaman 1938 adalah sebagai imbas bagaimana hamka mencoba bercerita tentang ada apa dengan adat minang itu sendiri?. Penolakan terhadap budaya asing padahal seiman lantas mengucilkan si zainudin yang lahir dari ayah seorang minang. Bahkan penolakan jati diri yang memakai adat matrilinear ahirnya menjadikan Zainuidin hanya sebagai anak pisang yang tidak diakui secara adat. Puncak tulisan ini adalah pertentangan kelas kala Zainudin hendak melamar Hayati, kemudian di tolak oleh para ketua adat. Secara umum penggambaran akan novel Hamka Tenggelamnya Kapal Van Der Wick hanya membahas pertentangan kelas, sama halnya dalam roman Marah Rusli berjudul Siti Nurbaya. Walau seperti itu dua buku ini memang telah menjadi ikon yang masih hidup hingga sekarang. Dimana maknanya yang tetap hidup serta dipahami layaknya menjadi sebuah pertimbangan dalam menetapkan sebuah keputusan.

Roman ini memang berkisah tentang percintaan seorang anak manusia. Dimana perbdaan yang menjadi pertentangan adalah posisi zainudin itu sendiri. Ayaknya sutan pandekar adalah seorang pelarian yang diasingkan akibat membunuh mamaknya yang serakah. Kepergian keluar sumatera barat kemudian membuatnya terdampar dari pulau jawa kemudian menetap di bugis (makasar). Sepeninggal di makasar sutan sulaiman menikah dan mempunyai anak dengan pasangan dari suku bugis, zainudin. Perkara muncul kala zainudin yang telah menjadi yatim-piatu mencoba kembali dari tanah perantauan. Namun kala ia tiba di tanah minangkabau ia malah mendapati alam minangkabau yang tidak menerima seutuhnya sebagai keturunan minangkabau. Dari perasaan inilah hamka lantas menggambarkan sebuah pertentangan pertama ia tulis dalam novel tersebut. pergolakan batin seorang anak manusia pada zaman tersebut yang memang mewakili bagaimana prosesi adat yang hidup.



Posisi hamka yang juga sebagai ulama toh sempat menjadi sebuah dilemma kala ia menerima umpatan sebagai seorang kiai cabul. Hal ini adalah sebuah hal yang wajar, kala roman Tenggelamnya Kapal Van Der Wick menjadi buah bibir banyak orang di zamannya karena ia berani menggebark adat minang. Tahun 1930-an sebagai era pergerakan serta tumbuhnya nasionalisme lantas membuat banya tokoh-tokoh bergerak dalam membuat perubahan. Tidak hanya perubahan dalam melawan penjajah, namun juga perubahan dalam semanagt mentalitas bangsa indonesia saat itu. Dalam novel yang diceritakan, mungkin bisa mengandaikan bahwa hamka berperan sebagai seorang Zainudin, tokoh yang menjadi sentral serta tersadar akan status dirinya yang tidak diauki lantas pergi ke pulau jawa. Menurut hemat penulis novel tersebut adalah buah pemikiran tentang adat minangkabau yang perlu dikaji ulang, namun cara penyampaian secara halus serta bercerita. Walau tidak menampikan bahwa sesudah itu hamka berani mengkritisi dalam bentuk kata-kata langsung dalam balutan sebuah buku yakni revolusi adat minangkabau (19) dan islam dan adat minangkabau (19).

Maka berawal dari gagasan terhadap kerasnya adat minankabau lantas membuat zainudin memilih pergi ke tanah jawa. Bersentuhan dengan budaya modern 1930-an lantas membuat namanya zainudin menjadi terkenal dengan tulisannya. Novel ini memang menyesuaikan lagi dengan kondisi sekitarnya, dimana tahun 1930-an setidaknya pulau jawa menjadi daya tarik bagi setiap orang yang berjungjung serta hidup di sana. Bergabung dengan anak klub pelajar sumatera membuat zainudin menjadi masyhur dikenal orag, hingga hayati. Kehidupan di tana jawa yang berbeda dengan di sumatera barat membuat ia menjadi terkenal karena kemampuannya, bukan dari status yang ia punya.

Tenggelamnya Kapal Van Der Wick memang karya sebuah zaman yang hidup hingga saat ini. dimana kedudukan seorang manusia memiliki hak yang sama, apalagi sebagai seorang muslim. Pertentangan kelas antara Zainudin dengan penghulu adat seolah melalaikan dengan ajaran islam yang telah tersebar luas di sumatera barat. Dimana hukum islam mengatur, kedudukan laki-laki lebih terhormat. Tanggung jawab laki-laki sebagai kepala rumah tangga memang menjadi hukum yang diajarkan dalam islam. bahkan dalam pemilihan jodoh pun status sosial tidak menjadi pertimbangan. Namun kenyataan yang harus dihadapi oleh zainuidn adalah pembatasan hubungan dengan sesame manusia dan muslim, serta keputusan yang menurut pada ninik, mamak, serta ketua adat lainnya.
Resensiator : Priondono

Catatan perjalanan : Tempat Pengasinganku adalah Rumahku

( Catatan perjalanan : Rumah Pengasingan Bung Karno di Ende-NTT ) Perjuangan seperti apa yang bisa dilakukan Dalam keadaan terkucil sep...